6 Tips Menjaga Kelembapan Ruangan Demi Kesehatan Keluarga

Tingkat kelembaban yang terlampau tinggi dalam ruang bisa membahayakan kesehatan keluarga. Sejumlah bahaya itu salah satunya yaitu flu, gatal-gatal, problem pernapasan, dsb. Keadaan ini semestinya lekas diselesaikan agar yang menghuni rumah dapat sehat serta melakukan pekerjaan secara baik.

Terdapat banyak teknik yang dapat kamu kerjakan buat mengawasi kelembaban ruang untuk kesehatan keluarga. Tak perlu nantikan lama serta dikunjungi bahaya, langsung aplikasikan tips-nya dibawah ini!

Membuka jendela buat rotasi kelembaban ruang
Satu diantaranya yang menimbulkan kelembaban ruang berubah menjadi tinggi sekali yaitu rotasi udara serta cahaya matahari yang kurang lancar. Jadi, gunakanlah jendela di ruang harus agar udara dalam ruang tak terjerat dalam kurun waktu yang lama. Membuka gordin jendela agar cahaya matahari dapat masuk serta halangi perkembangan jamur pada sisi dinding serta beberapa furniture.

Kalau ada ruang di dalam rumah yang tak memiliki jendela, pakai saja exhaust fan buat membuat lancar rotasi udara serta menjauhi kelembaban yang tidak diharapkan. Udara lama yang memiliki kandungan debu dapat terganti dengan udara baru. Hasilnya ruang tak kan pengap, lembap, serta memiliki bau. Yakinkan buat bersihkan exhaust fan lewat cara periodik agar bisa kerja secara baik, bukanlah berubah menjadi sarang penyakit.

Menjaga kelembaban dengan pilih warna gordin yang pas
Pilih warna gordin buat mengawasi kelembaban ruang mungkin terdengar aneh. Namun demikianlah sebenarnya. Gordin berwarna gelap lebih ringan menyerap panas dari cahaya matahari. Karena itu, suhu ruang akan berasa lebih panas serta membuat ringan lembab.

Buat kamu yang gunakan gordin berwarna gelap, mari mulai rubah gordin itu dengan warna yang lebih cerah. Kamu juga akan rasakan lebih dingin kala santai di rumah.

Cat tembok anti jamur buat mengawasi kelembaban
Tingkat kelembaban yang tinggi dapat membuat tembok ruang dipenuhi jamur. Jamur-jamur ini bisa mengakibatkan penyakit. Buat menjauhi soal ini, lapisi semua permukaan tembok gunakan cat tembok anti jamur.

Sekarang, telah banyak cat tembok anti jamur yang di jual di bursa pasaran sampai-sampai kamu tak perlu ribet menelusurinya. Pilihan warna serta teksturnya bermacam. Jika rumahmu belum gunakan cat tembok anti jamur, mari lekas rubah sebelum terlambat.

Pakai gel silika buat menyerap kelembaban
Di bursa pasaran udah terdapat banyak gel penyerap kelembaban yang cukup efisien buat mengawasi tingkat kelembaban dalam ruang. Gel penyerap atau sering disebutkan gel silika ini cukup dibuka segelnya setelah itu diletakkan pada pojok ruang.

Nanti, gel penyerap akan menguap seiring waktu berjalan. Rutinlah melihat ulang keadaan gel penyerap ini serta lekas rubah dengan yang baru jika udah sisa dikit.

Dehumidifier buat mengawasi tingkat kelembaban
Dehumidifier yaitu alat buat menyerap kelembaban yang setelah itu merubahnya berubah menjadi udara sejuk. Seandainya tingkat kelembaban dalam ruang tinggi sekali, maka dapat terdapat banyak air hasil dari kondensasi. Pada masalah kelembaban yang udah kritis, air yang dibuat dapat capai hitungan galon. Cuman info, air itu dapat kamu memakai buat menyiram tanaman atau membasuh mobil.

Menjaga ruang masih lega agar tingkat kelembaban tak tinggi
Ruang yang penuh dengan beberapa barang semakin lebih ringan berubah menjadi lembab sebab udara tak dapat berputar-putar secara baik. Suhu udara dalam ruang juga bisa menjadi panas. Jadi, letakkanlah furniture seperlunya serta berikan jarak keduanya. Ruang yang kecil semestinya tak diisi beberapa orang dalam kurun waktu berbarengan.

Demikian ke enam teknik yang dapat kamu kerjakan buat mengawasi kelembaban untuk kesehatan keluarga. Tak susah, kan? Hatimu juga akan tenang paham kalau keluarga semakin lebih sehat di dalam rumah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *